Langsung ke konten utama

Teknik Pomodoro Untuk Manajemen Waktu

Banyak sekali gangguan ketika kita bekerja ataupun melakukan sesuatu yang berhubungan dengan deadline, apalagi jika kita bekerja dengan laptop ataupun pc dan terkoneksi ke internet. Berseluncur ke facebook, eh malah ada notification trus dibalas malah jadinya panjang, Trus jalan-jalan bentar ah ke twitter, ngetwitt sana-sini malah tambah keasyikan jadi lupa dengan tugas yang udah jadi deadline. Walaupun hanya sekedar 10-15 menit waktu yang kita gunakan, tapi jika berhubungan dengan deadline, itu malah seharusnya mahal karena konsentrasi kita tidak boleh terpecah menjadi bercabang seperti pohon. Disadari atau tidak aktivitas yang menyenangkan seperti itu bisa menguras waktu dan tenaga, niat mau menyegarkan otak tapi otak berkata tidak.

Pernah dengar istilah "Orang sukses adalah orang yang pintar me-manajemen waktu", saya gak tau darimana istilah itu berasal tapi itu diucapkan oleh kepala sekolah saya SMA pas waktu saya ketahuan telat sama dia.



Untuk itu kita harus bisa lebih positif untuk me-manajemen waktu, ada teknik yang bernama Pomodoro, bukan Podomoro. Ini adalah sebuah teknik manajemen waktu yang membagi waktu ke dalam 4 sesi (session) dimana di satu sesinya mempunyai 25 menit. Pada pergantian sesi, akan diberikan waktu 5 menit untuk beristirahat dan melanjutkannya lagi ke sesi berikutnya.

Pembagian per 25 menit ini sangat membantu dalam menyelesaikan pekerjaan. Dari awalnya yang mempunyai pikiran “Ahh, tunda dulu 25 menit untuk Youtube-an” hingga menyadari bahwa waktu 25 menit itu sangat berharga untuk menyelesaikan pekerjaan. Dan ketahuilah, waktu 25 menit untuk melakukan pekerjaan itu sangat berlalu sangat cepat apalagi kalu kita menikmatinya.

Lalu hal positif apa selain pembagian waktu?

Untuk menjadikan acuan seberapa cepat kita bisa melakukan suatu pekerjaan. Misalnya jika sedang merampungkan tulisan di sebuah blog (artikel ini). Saya menghabiskan 2 sesi Pomodoro untuk mengetik hingga klik publish. Jika sudah mendapatkan beberapa tulisan yang dikerjakan dengan menggunakan teknik Pomodoro, maka kita bisa membuat rata-rata untuk masing-masing pekerjaan. Ini penting sekali bagi freelancer yang ingin produktif dan menganut cara kerja yang efisien.

Tools Untuk Mendukung Teknik Pomodoro

Saya sarankan untuk memakai tools yang bernama focus booster, tools yang berbasis Adobe Air ini secara default sudah mengaplikasikan teknik pomodoro. Dengan melakukan setting waktu setiap sesi 25 menit dan jeda sesi 5 menit. Meskipun tools ini juga dapat fleksibel dalam setting panjang waktu yang ditentukan oleh masing-masing pengguna.

Sistem hitung mundur, timeline bar dan ticker sound semakin memancing suasana agar lebih terlihat, terdengar dan terasa sedang bekerja dibawah tekanan deadline. :D

Beberapa Tips Lainnya

  • Komitmen! Percuma saja menggunakan teknik dan tools apapun kalau memang tidak ada komitmen dalam menyelesaikan pekerjaan.
  • Gunakan jeda sesi untuk berjalan ke dapur untuk membuat minuman atau melakukan aktivitas peregangan otot. Karena selain bisa memperlancar peredaran darah, aktivitas ini juga sedikit memulihkan tenaga untuk melanjutkan sesi-sesi selanjutnya. Istirahatlah, jangan terlalu ngoyo.
  • Terapkanlah bekerja secara efisien, jangan membuang-buang waktu. Dan mulai menyusun prioritas mana yang harus di kerjakan, bermain sosial media atau mengerjakan pekerjaan lain. Sampai tulisan di sini masih tetep kok, waktu itu tidak bisa di tawar. Eh, ngoyo itu kadang juga disebabkan karena kita sering membuang-buang waktu lho…
  • Buatlah todo-list untuk aktivitas-aktivitas sewaktu berkomputer dan konversikannlahpada tiap sesi dalam teknik Pomodoro.
  • … Definisikan sendiri selebihnya, karena tips dalam bekerja itu relatif dan banyak macamnya, tergantung kebutuhan. :)

Daftar bacaan lainnya:

  1. Official Website Teknik Pomodoro (+ tools)
  2. Atur waktu dengan Teknik Pomodoro (RuangFreelance)

Komentar